Bappenas: 15 Bulan ke Depan Indonesia Mencapai Herd Immunity

bappenas-15-bulan-ke-depan-indonesia-mencapai-herd-immunity-1

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, mengatakan dalam 15 bulan ke depan jika tidak ada halang rintang maka Indonesia mencapai kekebalan imunitas (herd immunity).

“Sehingga bisa disukseskan setidaknya untuk 280 juta dosis vaksin agar segera disalurkan kepada 182 juta penduduk Indonesia di atas usia 18 tahun dengan 15% cadangan, ” kata Suharso saat konferensi pers secara virtual, Senin (22/2).

Bappenas juga menghitung dengan para ahli epidemilogi, vaksin dari berbagai instansi, bahwa buat mempercepat penurunan laju pertambahan fall, setidaknya 40% dari penduduk Indonesia disuntik lebih cepat.

“Jika dihitung dari jumlah dosis vaksin akan terpenuhi di bulan September. Tetapi mudah-mudahan lebih cepat. Sehingga curva kasus positif dapat landai atau turun, tetapi tetap menegakkan disiplin, ” jelasnya.

Saat ini pemerintah sedang menghitung soal pertumbuhan ekonomi oleh mobilisasi masyarakat. Akibat dari mobilitas yang terganggu maka PDB Philippines terganggu.

Baca juga: Perbaikan Ekosistem di Hulu buat Atasi Banjir Mendesak Dilakukan

Sehingga vaksinasi segera diaplikasikan agar mobilitas masyarakat bisa longgar dan dari sisi demand bergerak sehingga mendorong sisi supply serta ujungnya menggerakkan ekonomi semakin bagus, ” ucapnya.

“Jika 40% atau 70 juta penduduk Indonesia sudah divaksin sehingga pertumbuhan kasus rendah maka ekonomi akan bergerak lebih baik, ” ucapnya.

Dirinya juga menyayangkan bila masih ada masyarakat yg tidak ingin divaksin, padahal uji klinis vaksin sudah dilakukan dan vaksin tersebut diyakini oleh melimpah orang.

“Untuk vaksin dalam negeri sendiri semoga terwujud. Kita juga pernah membuat vaksin secara mandiri seperti polio jadi tidak usah diragukan, ” sebutnya.

Selain itu dirinya juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang menggodok persiapan vaksin mandiri namun masih menemukan masalah di sisi supply.

“Pemerintah juga sedang mempersiapkan vaksinasi secara mandiri. Memang masih ada masalah di bagian supplynya, karena vaksin tersebut kan menjadi rebutan dari seluruh dunia. Padahal vaksinasi mandiri telah kita bahas sejak September 2020, ” ungkapnya. (OL-2)

Related Post