Berkolaborasi untuk Menyiasati Pandemi

Berkolaborasi untuk Menyiasati Pandemi

Untuk para pelaku usaha menengah sesuai Bukhi, pandemi covid-19 ini seakan menjadi momok yang benar-benar mengerikan. Di awal pandemi, Bukhi mengungkapkan hampir tidak memiliki pemasukan pokok tidak ada pelanggan yang jantan datang ke tokonya.

Apalagi, pada waktu itu para-para pengurus tokonya belum memiliki keterampilan mengurus transaksi daring. Pandemi sungguh-sungguh memaksa Ranah Bhumi untuk berbenah, termasuk menyiapkan fasilitas layanan daring.

“Pemasukan kita hampir minus waktu itu karena bener-bener enggak ada lagi pelanggan yang datang ke Ranah Bhumi. Kemudian karena kita mengandalkan ketemu & ngobrol langsung gitu ya, maka ketika pandemi ini kita nyaris tidak ada pemasukan. Waktu itu kita kan nggak jago buat yang online-online gini, itu utama hal yang jadi tamparan gede sih buat kita, ” ungkap perempuan berusia 36 tahun tersebut.

Meski dalam keterbatasan, selama masa tanggap darurat covid 19 di bulan Maret hingga April lalu Ranah Bhumi juga turut terlibat dalam inisiasi persekutuan bisnis bersama para pegiat ling­kungan hidup di Yogyakarta. Selain jadi bentuk jaring sosial, kolaborasi usaha ini juga ditujukan untuk memban­tu masyarakat yang terdampak covid 19 di seputaran Yogya.

“Kami juga ikut terlibat di dalam kolaborasi bersama temen-temen pegiat dunia hidup yang lain di introduksi pandemi itu, jadi kita bertahan ramai-ramai waktu itu, caranya merupakan dengan membeli produk-produk temen kita atau bisnis bersama mereka. ”

Meski di tengah kesulitan, Bukhi dan rekan-rekannya sesama pengusaha UKM juga membantu petani yang kesulitan memasarkan produk itu. “Kami ikut pelaksanaan program dengan namanya ‘pedagang teman petani’, yang mana kami menyalurkan produk pertanian bukan ke end-user (konsumen) tetapi bertambah ke pedagang. Tujuannya supaya hajat dasar antara petani dan pedagang ini terpenuhi dan tercipta peredaran ekonomi saling menguntungkan. Karena yang paling penting untuk saat itu adalah kolaborasi, pada akhirnya tersebut yang akan menyelamatkan kita, ” pungkas Bukhi. (Bus/M-4)

Related Post