Dewas Segera Ungkap Hasil Pemeriksaan Etik Ketua KPK

Dewas Segera Ungkap Hasil Pemeriksaan Etik Ketua KPK

KETUA Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menuturkan, Dewas akan segera mengungkap hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terkait penggunaan helikopter sebagai perjalanan dinas Ketua KPK Firli Bahauri. Saat ini Dewas sudah melakukan klarifikasi dan memintai keterangan dari pihak-pihak yang dibutuhkan.

“Termasuk dari Firli termasuk juga yang lain-lainnya yang wujud di luar penyedia jasa heli, ” ungkap Tumpak di Jakarta, Rabu (4/8).

Tumpak menjelaskan, Dewas juga sudah mengumpulkan dan melakukan analisa dari keterangan berbagai pihak. Dewas juga maka akan segera melakukan pemeriksaan pendahuluan tentang hal tersebut.

“Apabila nanti dalam pemeriksaan pendahuluan Dewas menemukan adanya pelanggaran etik jadi akan kita sidang, ” lanjutnya.

Tumpak melanjutkan, Dewas akan segera menyampaikan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Firli apabila pemeriksaan sudah selesai diaplikasikan. Berdasarkan prosedur, setiap aduan penduduk terkait pelanggaran etik KPK, aduan tersebut akan diterbitkan ke pokja fungsional yang sudah ada.

“Untuk klarifikasi untuk cari bahan keterangan, bisa diperolah dari yang bersangkutan dan yang diduga dari pelapor hungga pihak-pihak lain, ” paparnya.

Setelah Dewas memperoleh keterangan yang cukup, maka keterangan yang didapat tersebut akan disusun ke dalam laporan hasil klarifikasi. Dari situ Dewas baru akan menyimpulkan apakah perbuatan yang dilakukan oleh terlapor hadir dalam kategori pelanggaran etik maupun bukan.

“Kalau kami berkesimpulan cukup bukti kami tetapkan akan disidangkan kalau tidak kami akan tutup perkara itu, inches papar Tumpak.

Disebut oleh Tumpak, Dewas akan semenjak melakukan sidang etik di bulan Agustus. Sebelum nantinya merilis score pemeriksaan paling lama di bulan Desember mendatang.

“Mungkin nanti Desember setelah selesai-selesai semuanya tapi mudah-mudahan tidak ada maka dari memang tidak ada pelanggaran etik, ” ujarnya. (OL-4)

Related Post