DK PBB Gelar Pertemuan Telaah Peluncuran Rudal Korea Mengadukan

dk-pbb-gelar-pertemuan-bahas-peluncuran-rudal-korea-utara-1

DEWAN Kesejahteraan PBB, pada Selasa (30/3), bertemu untuk membahas peluncuran rudal terbaru oleh Korea Utara, tetapi tidak mengambil tindakan segera. Meskipun, Amerika Serikat mengatakan badan negeri itu sedang mempertimbangkan langkah-langkah baru.

Tak ada pernyataan yang disampaikan oleh Dewan Keamanan atau dari negara-negara Eropa setelah pertemuan tertutup yang berlaku selama setengah jam. Situasi tersebut kontras dengan barang apa yang dilakukan pada tarikh lalu ketika lima negeri Eropa mengutuk uji jika sebelumnya sebagai provokatif.

Seorang diplomat mengutarakan ada kekhawatiran yang diungkapkan oleh mayoritas anggota semasa pertemuan pada Selasa itu dan seruan baru untuk denuklirisasi, meskipun tidak ada pernyataan yang direncanakan. Korea Utara pun telah mengecam pertemuan tersebut.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita formal Korea Utara KCNA, penguasa senior kementerian luar daerah Jo Chol Su menuduh Dewan Keamanan memiliki pengampu ganda dan mengatakan bahwa negara-negara di seluruh negeri menembakkan semua jenis proyektil.

Mengaji juga: Korea Utara Tuduh Biden Lakukan Provokasi Terkait Uji Coba Rudal

Pekan awut-awutan, Korea Utara meluncurkan perut senjata yang dinilai sebab Amerika Serikat dan yang lain sebagai rudal balistik senggang pendek, yang dilarang bersandarkan resolusi Dewan Keamanan.

Amerika Serikat telah berhati-hati dalam pernyataannya mengenai Korea Utara, dengan Kepala AS Joe Biden menunjukkan mengenai konsekuensinya, tetapi juga mengatakan bahwa Pyongyang bisa memilih diplomasi.

Alih-alih meminta pertemuan Lembaga Keamanan, Washington mengarahkan peluncuran itu ke komite sanksi untuk penilaian.

“Kami mengadakan pertemuan komite tentang sanksi dan kami sedang melihat tindakan bunga yang mungkin kami jiplak di sini di New York, ” kata Duta Besar AS untuk Asosiasi Bangsa-Bangsa Linda Thomas-Greenfield pada wartawan, namun tidak merinci tindakan yang dimaksud. (CNA/OL-5)

Related Post