FK Senica Bermasalah, Egy Dan Witan Memilih Pulang Ke Indonesia

DUA pemain timnas, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman dikabarkan hengkang dari FK Senica. Keduanya memilih pulang ke tanah air.

Situasi di FK Senica yang kurang baik disebut-sebut menjadi penyebab kepergian Egy dan Witan. Klub Slovakia itu menunggak gaji pemain, termasuk gaji dua pemain yang tersingkir dari SKO Ragunan.

Akibat dari gaji yang belum dibayar, beberapa pemain FK Senica melakukan mogok kerja, termasuk Egy dan Witan. Mereka melakukannya sebagai bentuk protes terhadap klub.

Egy dan Witan sempat kembali bermain saat FK Senica melawan Spartak Trnava di leg kedua semifinal Slovak Cup, Kamis (21/4). Namun, setelah itu nama mereka menghilang dari skuad melawan Zemplin Michalovce, Sabtu (23/4).

“Egy dan Witan sudah tidak ada lagi di Slovakia. Menurut informasi yang kami dapat, mereka sudah terbang pulang dan beberapa fans bertemu mereka di Doha, Qatar,” tulis media Slovakia, Esencia HRY.

Berdasarkan laporan yang dilansir Sport Aktuality, FK Senica memiliki utang sebesar 1 juta euro atau sekitar Rp. 15,5 miliar. Hal ini membuat sejumlah pemain tidak dibayar selama tiga bulan bahkan ada yang mencapai tujuh bulan.

Masalah ini muncul sejak FK Senica dimiliki oleh pemilik Venezuela. Keuangan klub Slovakia tidak stabil sehingga mereka harus meminjam untuk tetap hidup.

Ada informasi yang beredar bahwa manajemen FK Senica akan melunasi tunggakan pada 15 April. Hanya saja, kata-kata tersebut hanya isapan jempol karena hingga saat ini belum terealisasi. (Gol/OL-15)

Related Post