Frustasi, Penumpang KM Lambelu Nekat Terjun ke Laut

SEDIKITNYA 10 orang penumpang KM Lambelu nekat menceburkan diri ke laut, tepatnya di Pulau Besar, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (7/4) pukul 04. 00 WITA.

Mereka nekat melakukan itu dipicu keputusan Bupati Sikka Fransiskus Robertto Diogo yang melarang KM Lambelu merapat ke pelabuhan laut Lorens L Say, Maumere.

Lebih dari 24 Jam kapal tersebut lego jangkar di perairan teluk Maumere.

Menurut para penumpang KM Lambelu yang sandar di pelabuhan L Say Maumere, Senin pukul 22. 00 WIT, penumpang rata-rata sudah kehabisan air. Mereka takut pergi membeli air ke kantin kapal setelah mengetahui penjaga kantin KM Lambelu diketahui positif Covid-19.

Berdasarkan hasil tes, dari 22 ABK, tiga orang dinyatakan positif covid-19. Hasil rapid test tersebut mendorong Pemkab setempat mengeluarkan larangan KM Lambelu tidak boleh bersandar karena tiada fasilitas kesehatan yang memadai untuk merawat para pasien positif

Namun, setelah melalui negosiasi, akhirnya kapal KM. Lambelu bersandar di Pelabuhan Lorens Say, Selasa (7/4) pukul 22. 00 waktu setempat.

Pemda Sikka pun menyediakan dua tempat yang akan dijadikan tempatkarantina para penumpang yakni di Gedung SCC dan Rumah Jabatan Bupati Sikka. (OL-8).

Cek nomor peruntungan di Pengeluaran SGP

Related Post