Gerak

USAI absen pada beberapa turnamen Eropa Maret 2021 karena cedera paha kanan, pemain tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung kini sudah siap balik bertanding.

Gregoria direncanakan turun dalam kompetisi bukutangkis Malaysia Terbuka 2021 yang akan bergulir pada 25-30 Mei di Kuala Lumpur. Ajang dengan tangga BWF Super 750 itu masuk dalam penghitungan pokok Olimpiade.

“Puji Tuhan sudah sehat, telah baik, sudah pulih 100%, ” ujar Gregoria di dalam keterangan PBSI yang diterima Sabtu, (24/4).

“Sekarang saya sedang ancang-ancang untuk ke Malaysia. Sudah lumayan baik, apalagi pada tiga minggu terakhir itu oleh pelatih saya langsung di-push untuk fisik, dan sekarang saya sudah ngerasa lebih bugar kondisinya, ” lanjutnya.

Baik kondisi fisiknya terus digembleng, Gregoria mengatakan dirinya serupa menitikberatkan latihan pada pengembangan fokus saat bertanding.

“Tapi waktu perlawanan kan bukan hanya wujud yang menentukan, banyak faktor seperti kesiapan mental & lain-lain. Makanya saya selalu coba meningkatkan fokus di lapangan yang selama ini menjadi salah satu kendala yang menganggu performa, ” ungkap Gregoria.

“Fokus saya masih suka tiba-tiba hilang, terutama di poin-poin kritis. Dan penambahan itu harus dimulai dari latihan, bagaimana lebih sepi dan tidak panik, ” tambah atlet kelahiran Wonogiri itu.

Dalam Malaysia Terbuka nanti, Gregoria bertekad untuk tampil maksimal demi memperbaiki peringkat jelang Olimpiade Tokyo 2021. Biar secara matematis Gregoria sungguh belum lolos, tapi dia punya kesempatan untuk meyakinkan satu tiket ke ajang olahraga terakbar sejagat umum tersebut.

“Saya melihat Malaysia Terbuka seperti turnamen biasa saja, namun ini juga sebagai medan pemanasan menuju Olimpiade. Saya ingin tampil lebih indah dari dua turnamen sebelumnya di Thailand. Mudah-mudahan mampu lebih bagus karena poinnya juga besar kan siap bisa memperbaiki peringkat, ” tutur Gregoria.

“Di Malaysia juga membangun lawan-lawan di atas beta turun, jadi semoga mampu saling kejar-kejaran poin. Harapannya semoga bisa qualified zaman, ” tambahnya.

Gregoria mengungkapkan bahwa hasil pertandingan di beberapa kompetisi sebelumnya yang kurang molek, tidak menjadikannya sebuah pukulan.

“Trauma sih tidak, tapi suka kepikiran. Di tahun 2019, kerap sekali terjadi saya sudah unggul poin lalu dikejar dan akhirnya kalah. Apalagi kejadiannya bisa beruntun besar minggu dari lawan yang sama, ” ucap ahli dunia junior tahun 2017 tersebut.

“Di tahun 2021 ini aku sudah coba reset budi itu, karena tahun 2020 kan hampir tidak tersedia turnamen karena pandemi akan tetapi kemarin di Thailand ternyata kejadian lagi. Nah itu yang saya tidak bersetuju terulang lagi di Malaysia nanti. Semoga apa yang saya dapat di pelajaran bisa berguna dan diterapkan dengan tepat, ” ucap Gregoria lagi.

Selain Gregoria, tim Nusantara mengirimkan 11 wakil lain berikut daftar lengkapnya. Sendiri putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto. Tunggal putri: Gregoria Mariska Tunjung. Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ganda putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Berpasangan campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso. (Rif/PBSI/OL-09)

Related Post