Hadapi Liburan, Tebing Tinggi Gelar Proses Siaga Covid-19

Hadapi Liburan, Tebing Tinggi Gelar Proses Siaga Covid-19

UNTUK mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 dalam menghadapi libur panjang akhir tahun, Natal dan Tahun Baru (Nataru), Himpunan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tebing Tinggi menggelar Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Lantai 4 Bangsal Kota, Tebing Tinggi, Sumatra Utara, Kamis (17/12).

Rapat dipimpin oleh Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan selaku Pemimpin Gugus Tugas yang dihadiri Kajari Kota Tebing Tinggi Mustaqpirin, Kapolres, mewakili Dandim 0204DS Koramil 13 Kapten Budiono, Kadis Kesehatan Nanang Fitra Aulia, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, dan OPD terpaut lainnya.

Wali Praja Tebing Tinggi mengatakan untuk menghadapi libur Nataru, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tebing Tinggi akan melakukan operasi siaga Covid-19 Nataru yang akan digelar mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Menyuarakan juga: Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 33 Orang, 2 Meninggal Dunia

“Kita mengharapkan kepada masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan covid-19 pada melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru termasuk kala libur. Jadi tetap lakukan aturan kesehatan seperti melakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak mendatangkan anak-anak dan orang tua buat kegiatan yang sifatnya ada bertemunya orang, ” katanya.

Ia juga menjelaskan kapasitas rumah ibadah yang digunakan hanya 50% dari pada kapasitas yang ada sesuai dengan apa yang disampaikan Gugus Tugas Nasional Covid-19.

“Khusus untuk menyambut Tarikh Baru, kita tidak akan menyelenggarakan peringatan atau perayaan Tahun Pertama. Kita melarang kegiatan itu. Kita melarang berkumpul-kumpul dan tidak tersedia kegiatan atau aktifitas yang megumpulkan orang atau mendatangkan orang buat berkerumun. Itu tidak kita izinkan dan Pemerintah Kota Tebing Luhur tidak ada melakukan kegiatan perayaan Tahun Baru, ” tegasnya.

Ia juga menegaskan hambatan terkait acara keyboard perorangan dengan sifatnya dapat mendatangkan orang.

“Kalau mau keyboard-an lakukan sendiri di rumah, bernyanyi tunggal, dan tutup pintu agar karakter lain tidak datang, ” ujarnya.

Selain itu, Umar juga meminta masyarakat agarjangan hilir mudik di dalam menyambut malam Tarikh Baru karena tidak adanya kesibukan.

Untuk mengantisipasi peristiwa tersebut, pihak petugas terkait hendak melakukan razia terhadap masyarakat dengan berkumpul.

“Kami selalu ingatkan kepada pengusaha kafe dan restauran tidak boleh membuka jalan dalam waktu yang berlebihan. Batas waktu dan batas tempat bakal kita perhatikan dan ini menetapkan kami tegaskan kepada para pengusaha minuman dan kuliner, ” tegasnya. (OL-1)

Related Post