Hening, Stok Beras di Sulteng Aman Selama Pandemi

PEMPROV Sulawesi Tengah memastikan stok beras buat memenuhi kebutuhan masyarakat tetap tenteram di tengah pendemi virus korona yang menyelimuti daerah itu.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulteng Trie Iryani Lamakampali menyebut puncak pengetaman padi di sejumlah daerah di Sulteng akan berlangsung pada Juni sehingga stok beras dipastikan tersem-bunyi.

“Kita juga sedang surplus lebih kurang 90 seperseribu ton beras dengan asumsi konsumsi beras 118 kilogram per senarai. Saya memastikan juga tidak tersedia penurunan produksi padi tahun itu, ” katanya.

Walaupun begitu, ia menyebut produksi padi di beberapa daerah tidak mau maksimal. Namun hal itu tidak berdampak terhadap produksi padi secara total di Sulteng.

“Karena kondisi lahannya yang kering sehingga tidak signifikan hasilnya di musim panen padi nanti bagaikan di Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Tojo Una-una, ” tandasnya.

Kondisi itu, lanjutnya, dapat disiasati oleh petani dengan menanam komoditi pangan dengan cocok dengan kondisi lahan tersebut seperti jagung. Bisa juga secara menerapkan sistem pertanian ladang.

“Terkait kebijakan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sulteng semasa pandemi korona saya nilai sudah sinkron, ” terangnya.

Seperti, sambungnya, memastikan penyaluran pupuk bersubsidi dan bantuan-bantuan pertanian ke petani tetap lancar dan tak terganggu meski kebijakan pembatasan kanal lalu-lalang antar daerah berlaku.

Iryani juga mengapresiasi & mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani yang tengah berjuang melestarikan ketahanan pangan di Sulteng dalam tengah pandemi korona.

“Saya berharap seluruh petani masa bekerja di sawah atau ladang tetap menaati protokol kesehatan biar terhidar dari COVID-19 supaya serta produksi padi Sulteng tetap mampu meningkat walau di tengah pandemi, ” ujar Trie.

Menurutnya, menyiapkan pangan untuk masyarakat adalah tugas yang mulia serupa seperti tenaga medis yang saat ini berada ada di kadar depan. (OL-8).

Related Post