Jadi Rilis, Animasi Perdana Studio Ghibli dengan CGI

Jadi Rilis, Animasi Perdana Studio Ghibli dengan CGI

Studio Ghibli telah merilis serangkaian foto lantaran film mendatang mereka, Aya and the Witch.

Film itu didasarkan pada buku anak-anak Earwig And The Witch karya almarhum Diana Wynne Jones – penulis dalam balik Howl’s Moving Castle semrawut film baru yang disutradarai oleh putra Hayao Miyazaki, Goro. Adapun Hayao Miyazaki ialah animator kawakan pendiri Studio Ghibli. Ia menyutradarai beberapa hit klasik studio itu sesuai Castle in the Sky & My Nighbour Totoro.

Aya and the Witch bakal menjadi film pertama Studio Ghibli dalam enam tahun terakhir. Ghibli pun akhirnya mengikuti tren dengan menyematkan teknologi CGI dalam film tersebut, berbeda dengan gaya mereka dengan biasanya digambar tangan.

Dari pernyataan yang diterjemahkan tentang Aya and Tje Witch awal bulan tersebut (9 Juni), salah satu pembuat dan produser Ghibli, Toshio Suzuki, bertanya: “Setelah virus korona, dengan jalan apa perubahan dunia? Itu perhatian terbesar bagi banyak jenis orang saat ini. Bahkan industri film dan televisi tidak dapat menghindarinya.

“Bisakah Aya and The Witch berhasil setelah korona? Saya merancang hal itu berkali-kali ketika beta menonton rekaman awal. Kemudian hamba menyadari bahwa karakteristik besar dibanding film ini adalah kebijaksanaan Aya. Kalau saja kita memiliki kebijaksanaan, kita dapat mengatasi apa kendati di era apa pun. Masa saya memikirkan hal itu, aku merasa lega. ”

Suzuki melanjutkan: “Jika Pippi Longstocking adalah kisah gadis terkuat pada dunia, Aya adalah kisah gadis paling cerdas di dunia. Aya nakal tapi entah bagaimana imut. Saya harap dia dicintai sebab banyak tipe orang. ”

“Ngomong-ngomong, kupikir Aya mengingatkanku pada seseorang, lalu ternyata tersebut adalah Goro sendiri, yang ialah sutradara film tersebut. Ketika saya mengatakan itu kepadanya, dia terang malu-malu. ”

Aya And The Witch pada awalnya dijadwalkan untuk tayang perdana pada Festival Film Cannes 2020, tetapi acara tahunan itu dibatalkan awal tahun itu karena wabah coronavirus. Film Ghibli mendatang tersebut, bagaimanapun, masih diumumkan sebagai salah satu seleksi formal Cannes untuk 2020 awal bulan ini. (NME/M-2)

Related Post

surat-pembaca-1

Surat PembacaSurat Pembaca

<p> HARIAN Media Indonesia pada tanggal 27 Mei 2021 menurunkan berita berjudul <a href="https://mediaindonesia.com/humaniora/407625/pater-otto-harap-pastor-katolik-bisa-berkati-pernikahan-lgbt" target="_blank" rel="noopener"> …