Jarak

TIDAK terasa pandemi covid 19 sudah berlangsung selama lebih daripada satu tahun. Selama itu pula berbagai fasilitas jemaah banyak yang ditutup maupun dibatasi pemakaiannya untuk mengurangi penularan virus korona, lengah satunya adalah kolam renang.

Selama pandemi orang lebih memilih buat menghindari olahraga air itu lantaran takut terpapar virus korona saat tengah dalam air. Namun sebenarnya berenang selama masa pandemi covid-19 ini apakah aman? Pertanyaan tersebut mungkin juga banyak ditanyakan oleh orang-orang penghobi renang yang masih kacau untuk menjalankan olahraga tersebut di masa pandemi.

Merujuk Center for Disease Control and Prevention (CDC), hingga hari itu belum ada laporan maupun penelitian yang mampu menyampaikan bukti mengenai adanya penularan virus covid melalui media air pada kolam renang.

Para pengkaji beranggapan bahwa kandungan maujud yang bersifat disinfektan semacam klorin dan bromin dalam air kolam renang inilah yang akan membunuh virus dan bakteri. Maka bisa disimpulkan bahwa berenang memang merupakan kegiatan yang termasuk aman untuk dilakukan dalam masa pandemi ini. Namun meski demikian tidak mengunci kemungkinan bahwa tentang risiko penularan covid di areal kolam renang, apalagi kalau protokol kesehatan tidak diterapkan dengan baik.

Berenang adalah upaya untuk membuat seluruh bagian awak dapat bergerak (mengapung serta menyelam) di air, aktivitas ini sangat baik untuk melatih otot tubuh dan kekuatan jantung, selain tersebut berenang juga memiliki bagian rileksasi yang sangat berguna untuk memperbaiki mood & meningkatkan imun tubuh.

Baca pula: Deteksi Narkoba melalui Rambut

Saat ini renang telah menjadi olahraga populer yang banyak diminati, dalam sejarahnya kepopuleran olahraga ini semakin naik daun saat seorang pria bernama Matthew Webb pada tahun 1875 menjelma orang pertama yang berenang menyeberangi selat Inggris (English Channel), aksi ini ia lakukan selama 21 jam.

Dilansir sebab bbc. com, setelah peristiwa tersebut renang kemudian menjelma olahraga yang populer, makin pada tahun 1896 renang ditetapkan menjadi salah satu cabang olahraga modern yang dilombakan dalam olympiade. Di masa itu pertandingan renang pertama tidak diselenggarakan indoor (di kolam renang) laksana even renang hari ini, namun dilaksanakan secara outdoor dengan mengambil tempat di Laut Mediterania.

Dengan berjalannya waktu kompetisi renang kemudian mulai menemukan pakemnya, dari yang sebelumnya dijalankan di laut lepas, saat ini berkembang menjadi olahraga Aquatic modern yang dilaksanakan dalam sebuah tempat khusus yang disebut kolam renang.

Gaya-Gaya dalam Berenang

Gaya-gaya berenang yang digunakan pun merasai perkembangan seiring berjalannya masa, pada tahun 1902 para atlit renang yang bertanding hanya diperbolehkan menggunakan ragam dada (breaststroke) dalam bermacam-macam perlombaan. Gaya ini perdana kali dikembangkan oleh Richmond Cavill, seorang perenang sebab Australia, sebagai pengembangan daripada gaya freestyle modern. Berantakan apa saja gaya-gaya berenang lainnya, berikut adalah ulasannya:

1. Breaststroke

Breaststroke ataupun gaya dada adalah cara berenang yang terinspirasi sebab gaya berenang milik loncek, yaitu dengan dadanya, lagam ini juga sering dikenal sebagai gaya katak. Mengenai tumpuan kekuatan dari bentuk ini berada pada lengah dan kaki si perenang yang digunakan untuk membakar badan.

dua. Freestyle

Freestyle atau Gaya bebas ialah teknik berenang menggunakan putaran tangan dan kaki kaya mengayuh dan menendang secara tujuan agar badan mampu meluncur dengan cepat. Tetapi meski disebut gaya selamat namun teknik ini langgeng memiliki aturan main.

3. Butterfly

Butterfly atau corak kupu-kupu adalah teknik hasil pengembangan gaya dada. Metode ini menumpukan kekuatan di dalam bagian lengan untuk memerosokkan gerak tubuh. Gaya itu juga sering disebut corak lumba-lumba karena teknik tersebut lebih cepat dari lagam bebas, namun untuk melakukannya anda butuh tenaga yang besar.

4. Backstroke

Backstroke atau gaya punggung adalah teknik berrenang dengan situasi badan terlentang. Karena letak badang terlentang maka teknik kayuhan dan tendangan sebab gaya ini dilakukan berlawanan arah. Gaya punggung tersebut sangat bergantung pada kemahiran tangan menjaga keseimbangan serta gerakan kaki.

5. Kombinasi

Gabungan dari beberapa model saat berenang.

Keempat atau lima gaya ini merupakan gaya dasar yang sering lombakan di dalam even perlombaan renang indah level amatir maupun terlatih. Biasanya perlombaan renang tersebut ditentukan berdasarkan jarak tempuh, jenis kelamin atlit, serta pilihan gaya yang dimanfaatkan. Berikut adalah beberapa bagian (jarak tempuh) renang putra – putri yang dilombakan sesuai standar Olimpiade.

– Gaya sunyi: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri), 1500 m (putra)

– Gaya kupu-kupu: 100 m, 200 m.

– Gaya tumpuan: 100 m, 200 m.

– Model dada: 100 m, 200 m.

berantakan Gaya ganti perorangan: 200 m, 400 m.

– Gaya ganti estafet: 4 x 100 m.

semrawut Gaya bebas estafet: 4 x 100 m, 4 x 200 m.

– Marathon 10 km

Baca juga: Mobilitas, Benci tapi Cita

Persiapan Sebelum Berenang

Sebab renang adalah kegiatan yang akan menggerakan seluruh periode tubuh, maka seorang olahragawan atau penghobi renang sangat direkomendasikan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitasnya agar tidak berlaku kecelakaan dan cidera dengan tidak diharapkan.

Terdapat dua pemanasan yang wajib dilakukan, yaitu pemanasan darat dan pemanasan pada air sebelum berenang. Dalam pemanasan darat anda diwajibkan untuk melakukan peregangan terlebih dahulu dengan memutar-mutar menonjol, loncat-loncat kecil, dan melakukan beberapa gerakan peregangan lengah.

Sementara itu untuk pemanasan dalam minuman, peregangannya lebih fleksibel sebab dapat dimulai dengan mengabulkan teknik renang ringan semacam mengelilingi kolam selama lima menit. Setelah itu kamu telah siap untuk berenang sepuasnya.

Kemudian, pendinginan, treatment ini biasanya dilaksanakan setelah berenang untuk mengontrol detak jantung kita. Gerakan-gerakan dalam pendinginan biasanya disertai dengan rileksasi tubuh untuk mengendurkan otot-otot tubuh yang tegang sebelum kesudahannya keluar dari air.

Selain itu supaya pengunjung dapat berenang secara aman di masa pandemi ini, maka pengunjung tambak renang diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan secara saksama, dengan cara:

– Hindari berenang dalam kerumunan

berantakan Sebisa mungkin lakukan physical distancing dengan orang lain

– Hindari penggunaan barang-barang kolektif

– Semprotkan awahama pada perlengkapan renang dengan digunakan setelah selesai. (OL-4)

Related Post

PendapatPendapat

<p> BUKAN rahasia umum bahwa Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund ialah musuh bebuyutan. Persis sesuai Real Madrid dan Barcelona di La Liga Spanyol, begitulah dua klub