Karakter Hoaks Perbankan Ditangkap, OJK: Agar Masyarakat Tenang

OTORITAS Uluran tangan Keuangan (OJK) berharap penangkapan perut tersangka penyebar hoaks perbankan membuat masyarakat lebih tenang.

“Adanya penangkapan ini memberikan suasana diam kepada masyarakat. Karena berita yang mengajak masyarakat (untuk) menarik uang itu tidak benar, ” ujar Kepala Departemen Penyidikan Jasa Keuangan OJK, Tongam Lumban Tobing, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (3/7).

Baca juga: OJK: Rush Money di Bukopin Gara-gara Hoaks

Lebih lanjut, Tongam menuturkan kondisi permodalan dan perbankan di tengah pandemi covid-19 termasuk stabil. “Kami melihat memang ada kaitan berita hoaks yang meminta masyarakat menarik uang dengan status saat itu, ” papar Tongam.

“Dengan tertangkapnya karakter penyebar hoaks, tentu bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat. Untuk tetap tenang bahwa simpanan di bank itu aman, ” tambahnya.

Sebelumnya, Polri berhasil menangkap dua pelaku penyebar hoaks yang provokatif soal kondisi perbankan nasional. Kedua tersangka berinisial AY & IS menyebarkan hoaks terkait penarikan dana (rush money) dari Bank Bukopin, BTN dan Mayapada.

Baca juga: Perdata, Satgas Temukan 105 Fintech Gelap Sepanjang Juni

“Mereka adalah AY, yang diringkus di Jakarta Timur dan IS yang dibekuk di Malang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7) awut-awutan, ” ujar Dirtipid Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi, yang ikut dalam konferensi pers.

Kedua tersangka diketahui tidak saling kenal. Mereka berlaku iseng tanpa mengetahui kondisi perbankan nasional yang sebenarnya. (OL-11)

Related Post