Kasus Covid-19 Lereng, Pemkab Bulelang Tutup Isoter Asrama Undiskha

Penambahan kasus positif Covid-9 di Kabupaten Buleleng, Bali terus menurun. Kondisi tersebut membuat Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng memutuskan untuk menutup fasilitas isolasi terpusat (isoter) di Asrama Undiksha di Jinengdalem, sejak Kamis (10/3).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, penutupan isoter tersebut bertepatan dengan nihilnya jumlah warga yang tertahan di isoter Undiksha. Selanjutnya, pelaksanaan isoter akan dipindahkan ke fasilitas isolasi di desa.

“Mulai hari ini ditutup untuk merawat pasien tanpa gejala atau gejala ringan. Jika ada pasien yang membutuhkan perawatan bisa ke fasilitas isolasi di desa,” jelas Ariadi.

Terkait penerapan isoter di desa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng sejak beberapa waktu lalu. Penerapan isoter di desa ini cukup membantu isoter kabupaten dalam hal kapasitas.

Namun, Ariadi masih bersiap untuk mengantisipasi isoter distrik di Kompi C KubuAddan jika kasusnya kembali meningkat. “Karena di isoter SMA Bali Mandara dan Undiksha, persiapan pembelajaran tatap muka terbatas,” imbuhnya.

Ariadi berharap kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng bisa terus menurun dan menurun. Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi. “Apalagi saat ini vaksinasi booster, semoga setelah ini kita bisa menjalankan semua aktivitas dengan normal seperti biasa,” tutupnya. (OL-15)

Related Post

HumanioraHumaniora

<p> MASA ini Rumah Sakit Penting Wisma Atlet Kemayoran menampung sebanyak 1. 587 anak obat covid-19. Angka ini dihimpun berdasarkan data per Kamis (22/4). Adapun jumlah