Kemenpora Pilih Bangun Sport Center di Cibubur Ketimbang Hambalang

kemenpora-pilih-bangun-sport-center-di-cibubur-ketimbang-hambalang-1

PEMERINTAH meniti Kementerian Pemuda dan Gerak memutuskan tidak akan melanjutkan pembangunan pusat keolahragaan atau sport center di Hambalang. Kemenpora akhirnya memutuskan akan membangun pusat keolahragaan itu di daerah Cibubur.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto dalam keterangannya di media baik instagram, Sabtu (3/4).

Ia menjelaskan awalnya Kemenpora memang sempat berencana membangun kembali sport center di Hambalang setelah menjelma polemik kasus korupsi sejak masa pemerintahan sebelum era Presiden Joko Widodo. Kepala pun sempat melakukan kunjungan pada 2016 untuk melihat kondisi Hambalang secara langsung dan ditindaklanjuti dengan sidang kabinet terbatas kala itu.

“Kami kendati berkoordinasi dengan KPK, yang saat itu di tarikh 2016 memberikan informasi pada kami bahwa Hambalang tak dalam posisi disita oleh KPK dan mempersilahkan bila ingin dilanjutkan, namun secara catatan tidak boleh ada korupsi dan dipastikan akan ada audit keuangan & teknik, ” terang Gatot.

Akan tetapi, hingga hari ini, rencana pembangunan Hambalang tersebut tak dilanjutkan oleh Kemenpora. Kini dengan adanya grand pola olahraga nasional kebutuhan hendak suatu lokasi sport center yang terpadu untuk menempa atlet senior hasil opsi ketat setingkat SD, SMP, dari 10 sentra pemusatan di daerah dan selalu lulusan dari SKO Cibubur yang terpilih tidak mampu terhindarkan.

“Pak Menteri telah memutuskan untuk membangun sport center di Cibubur, yang mana ialah lokasi milik Kemenpora secara lahan yang sudah tersedia, ” ujar Gatot.

Baca selalu: Kemenpora Harus Ambil Hikmah Insiden di All England

Nantinya untuk pembangunan fasilitas sport center terpadu tersebut akan bekerja sama dengan departemen PUPR.

“Sehingga nantinya anggarannya tidak sedang menggunakan anggaran Kemenpora namun murni menggunakan anggaran PUPR. Saat ini kami masih dalam koordinasi dengan departemen PUPR, ” jelas Gatot.

Lebih sendat, Gatot menjelaskan ada kurang alasan mengapa Kemenpora kesudahannya memutuskan tidak membangun sport center terpadu di Hambalang dan justru menjadi di Cibubur.

“Kita tahu di tengah perihal pandemi covid-19 banyak keinginan anggaran yang dialihkan untuk mengatasi covid-19. Alasan yang lain untuk kembali melanjutkan pembangunan di Hambalang kebutuhan anggarannya sangat tinggi, ” kata Gatot.

“Itu sebabnya kita menawarkan pada kementerian PUPR untuk membangunnya di lahan kami pada Cibubur, lahan sudah tersedia, tidak ada persoalan teknis, administratif dan yang memutar pokok banyak contoh pada negara lain yang secara lahan yang sama dapat digunakan sebagai sport center, ” pungkas Gatot. (OL-5)

Related Post