Masyarakat Sekitar Waduk Riam Kanan Diminta Waspada

warga-sekitar-waduk-riam-kanan-diminta-waspada-1

WARGA yang bertempat tinggal di desa-desa sekitar waduk Ir PM Noor Riam Kanan, Kabupaten Banjar diminta waspada terhadap intimidasi banjir, menyusul terus meningkatnya volume air waduk.

Volume muka air (DMA) waduk Riam Kanan sudah mencapai hampir 62 meter atau melampaui batas aman 60, 8 meter.

“Kita telah meminta masyarakat desa sekitar waduk untuk waspada limpasan air waduk karena kondisi minuman waduk terus meninggi, ” logat Camat
Aranio, Kabupaten Dukuh, Sahar, Sabtu (16/1).

Baca juga: Jalur Ekonomi Lintas Provinsi dalam Kalsel Lumpuh Akibat Banjir

Tercatat ada 13 tempat yang berada di sekitar tempat waduk Riam Kanan.

Hal serupa juga dikemukakan Arianto, warga Desa Tiwingan Lama, satu diantara desa di sekitar kawasan waduk Riam Kanan.

“Air waduk terus meninggi. Ini pas mengkhawatirkan, terlebih bagi warga yang bermukim di bagian hilir lambung, ” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kalsel, saat ini, ketinggian atau DMA waduk Ir PM Noor Riam Kanan telah mencapai 62 meter.

Sementara itu, sejak dua hari terakhir, PDAM Bandarmasih Banjarmasin tak berproduksi akibat mesin-mesin pada instalasi pengolahan air (IPA) Pramuka Banjarmasin terendam banjir.

Sediaan air bersih ke wilayah Banjarmasin dan Kabupaten Banjar mengalami usikan karena hanya sebagian IPA dengan berproduksi.

Pantauan Jalan Indonesia, cuaca di wilayah Kalsel membaik namun banjir masih merendami sebagian besar wilayah di provinsi tersebut.

Data Biro Kesejahteraan Sosial Kalsel jumlah awak terdampak banjir dari 36 kecamatan pada sembilan kabupaten/kota sebanyak 22. 943 keluarga atau 85. 065 jiwa.

Kepala BPBD Kabupaten Balangan Alive Yusfalove mengutarakan yang dibutuhkan warga korban banjir saat ini adalah pasokan sasaran dan bahan kebutuhan pokok.

“Masih banyak warga dengan belum bisa dievakuasi, karena zona banjir dengan arus deras merepotkan petugas. Mereka sangat membutuhkan benih makanan, ” tutur Alive.

Kondisi serupa juga dialami warga korban banjir lainnya pertama di daerah-daerah terparah seperti Desa Sungai Tengah, Banjar, dan Tanah Laut.

Pada periode lain, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dijadwalkan akan datang meninjau sekali lalu menyerahkan bantuan kepada masyarakat target banjir Kalsel, hari ini. (OL-1)

Related Post