Nusantara

PERKEMBANGAN urusan positif Covid-19 di Riau terus bertambah. Hingga Sabtu (24/4) malam, terdapat penambahan 421 kasus terkonfirmasi Covid-19 dan penambahan 326 penderita yang dinyatakan sembuh. Buat kabar duka, terdapat penambahan 9 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.

“Sampai masa ini total terkonfirmasi 41. 290 kasus dengan isolasi mandiri 2. 836 karakter, rawat di rumah rendah 807 orang, sembuh 36. 631 orang, dan satu. 016 meninggal dunia, ” kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Minggu (25/4).

Ia menjelaskan, suspek yang isolasi sendiri berjumlah 2. 923 karakter, isolasi di rumah kecil berjumlah 414 orang. Kemudian selesai isolasi berjumlah 79. 880 orang, meninggal berjumlah 262 orang. Sehingga mutlak suspek berjumlah 83. 479 orang.

“Spesimen diperiksa berjumlah 1. 414 sampel dan jumlah karakter diperiksa berjumlah 1. 209 orang. Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 263. 461 spesimen, ” ujarnya.

Ia menerangkan, pencapaian vaksinasi Covid-19 Provinsi Riau Tahap I dan II bagi Tenaga Kesehatan, Lansia dan Pelayan Publik. Diantaranya pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan secara sasaran 32. 923 karakter, dengan vaksinasi dosis baru sebesar 32. 844 (99, 8%) dan vaksinasi jumlah kedua sebesar 29. 816 (90, 6%).

Kemudian pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi Lansia dengan sasaran 582. 505 orang, secara vaksinasi dosis pertama sejumlah 16. 214 (2, 78%) dan vaksinasi dosis ke-2 sebesar 8. 423 (1, 45%). Sedangkan pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi Pelayan Publik dengan sasaran 349. 418 orang, dengan vaksinasi ukuran pertama sebesar 145. 027 (41, 51%) dan vaksinasi dosis kedua sebesar 79. 712 (22, 81%).

Ia mengungkapkan, kabar duka berupa penambahan 9 pasien yang dinyatakan wafat dunia karena Covid-19. Kesembilannya yaitu Tn. E (66) yang
merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir, Tn. JM (53) yang merupakan warga Kabupaten Kampar. Kemudian Ny. S (46), By. KPD (6 Bulan), Ny. I (57), Tn.
SK (78), dan Tn. SM (88) yang ialah warga Kota Pekanbaru. Kemudian Ny. S (47) dengan merupakan warga Kabupaten Pelalawan, dan Tn. AR (55) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hilir.

Menurut Mimi, meskipun PSBB sudah berakhir dan pemerintah menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif serta
aman dengan tujuan mempercepat penanganan covid-19 di aspek kesehatan dan baik ekonomi, masyarakat diimbau buat tetap menerapkan protokol
kesehatan.

“Pakai masker bila keluar sendi dan di tempat kerja. Selalu Menjaga jarak atau Physical Distancing. Dan kerap mencuci tangan pakai sabun, ” ujarnya.

Mimi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memelihara kewaspadaan. “Walaupun tidak melempem, belum tentu orang dengan kita temui itu minus
Covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah lestari di rumah dan hindari keramaian, ” pungkasnya. (OL-13)

Baca Selalu: Ganjar Launching Aplikasi Top Up Game Karya Gamers Jawa Tengah

Related Post