OJK Siap Implementasikan Program Subsidi Kembang

OJK Siap Implementasikan Program Subsidi Kembang

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan implementasi program Pemerintah menghantam subsidi bunga dalam rangka Perbaikan Ekonomi Nasional. Hal itu dilakukan melalui penyediaan data dan bahan debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan yang layak mendapatkan subsidi kembang serta melakukan sosialisasi bersama Kementerian Keuangan.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan pihaknya sangat jadi untuk mendukung program ini antara lain dengan memanfaatkan data serta informasi SLIK.

“Subsidi bunga ini adalah program negeri yang harus berjalan dan bisa segera dirasakan masyarakat, ” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (24/6).

Selain tersebut, OJK juga meminta Bank Umum, BPR dan Perusahaan Pembiayaan menginformasikan kepada debiturnya dan mengkonfirmasi kepatutan dan tatacara sebagai debitur yang layak memperoleh subsidi bunga.

“OJK akan meminta perbankan dan perusahaan pembiayaan menyediakan jadwal nominatif debitur yang pada waktunya ketika program ini dinyatakan berlaku oleh Kemenkeu, maka program tersebut dapat segera terealisasi, ” pungkasnya.

Sementara itu, jika dalam pelaksanaan terdapat hambatan oleh karena itu OJK dan Kemenkeu akan tetap berkoordinasi untuk mencarikan solusi supaya program ini berjalan baik serasi dengan prosedur dan tatacara dengan mengedepankan aspek governance.

Baca juga: BKPM dan Kemenkop UKM Sinergi Dorong UMKM

Perlu diketahui, penyediaan data dan informasi debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan itu merupakan peran OJK yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No 65/PMK. 05/2020 mengenai Tata Jalan Pemberian Subsidi Bunga dan disepakati dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Kemenkeu dan OJK mengenai koordinasi pelaksanaan penempatan dana dan mas subsidi bunga dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Bahan dan informasi debitur yang disiapkan OJK antara lain melalui bahan SLIK (Sistem Layanan Informasi Kredit) yang sesuai kriteria pemberian sumbangan bunga yang bisa digunakan Departemen Keuangan melalui SIKP (Sistem Informasi Kredit Program) termasuk untuk memvalidasi data NPWP dan NIK mengikuti pemenuhan persyaratan lainnya.

Sesuai peran dalam PMK 65/PMK. 05/2020, OJK sudah melakukan komunikasi dan sosialisasi kepada industri perbankan dan perusahaan pembiayaan mengenai pelaksanaan program subsidi bunga ini. Selasa (23/6) kemarin OJK juga sudah menggelar sosialisasi virtual kepada sekitar 1. 000 peserta dari perbankan dan perusahaan pembiayaan serta kurang asosiasi di industri jasa keuangan.

Dalam sosialisasi tersebut, hadir sebagai pembicara dari Kemenkeu adalah Djoko Hendratto, Direktur Pola Manajemen Investasi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan bersama narasumber pejabat bidang perijinan dan informasi perbankan, pengawasan perbankan dan IKNB serta pengembangan penjagaan dan manajemen krisis OJK. (A-2)

Related Post