Paluh di Bungur Raya Akibat Ekspresi Kali Ciliwung Lama

genangan-di-bungur-raya-akibat-luapan-kali-ciliwung-lama-1

KEPALA Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat Ahmad Saiful menyebutkan genangan di Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, dekat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terjadi akibat luapan Kali Ciliwung Lama dan bukan berasal dari hujan yang mengguyur Ibu Kota Jakarta pada Senin (8/2) pagi.

“Genangan di kawasan Gunung Sahari atau tepatnya di Ulama Bungur itu bukan karena abu tadi pagi, tapi memang sebab luapan Kali Ciliwung Lama. Semalam kan Pintu Air Manggarai Siaga 3. Nah itu dibuka tercampak airnya lewat Kali Ciliwung Periode dekat sini kan, ini tempat meluap, ” kata Saiful era dihubungi, Senin (8/2).

Ia mengatakan, hingga siang itu, sebanyak 100 petugas dikerahkan di kawasan Gunung Sahari yang masih mengalami genangan setinggi 20 centimeter itu.

Membaca juga: 436 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Pintu Air dan Jembatan DKI

“Ini khusus di kawasan Gunung Sahari yang tergenang itu kita siapkan 100 petugas. Ini kita pastikan agar akses awak tidak terkendala, kendaraan masih bisa lewat, ” ujar Saiful.

Ada 12 pompa dengan terdiri dari 7 pompa apung-apung berkapasitas 150 liter per denyut serta 5 pompa mobile berkapasitas 400 liter per detik yang disebar agar genangan yang zaman ini masih ada dapat segera surut.

“Untungnya, genangan ini tidak sampai ke permukiman warga di daerah Bungur dan Angkasa nih. Warga yang biasanya kebanjiran setiap ada hujan gede, saat ini areanya aman, ” kata Saiful.

Saiful mengatakan genangan yang saat ini masih ada diharapkan dapat mundur sekitar 3 jam ke depan sehingga akses warga tidak terganggu.

“Kita usahakan 2-3 jam lagi ini sudah surut, ” pungkas Saiful. (Ant/OL-1)

Related Post