Paras Baru Sarinah Diharapkan Jadi Ikon Produk Indonesia

Paras Baru Sarinah Diharapkan Jadi Ikon Produk Indonesia

DIREKTUR Pokok Smesco Indonesia (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) Leonard Theosabrata mengharapkan, wajah baru pusat perbelanjaan Sarinah akan menjadi ikon pertama bagi produk-produk Indonesia, tidak sekadar di dalam negeri melainkan pada mata dunia.

“Secara fisik, Sarinah itu kan nanti jadi semacam master blok plan, harapan kita memang mudah-mudahan dia naganaganya ikon baru brand lokal yang merepresentasikan kita yang punya rumah. Misal, sebisa mungkin 100% lokal, hal-hal seperti itu, ” ujar Leonard saat dihubungi, Jumat (8/5).

Menurutnya, usai dirombak nanti, Sarinah juga akan menjadi destinasi wisata bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Hal itu mengapa Sarinah direncanakan hanya untuk outlet nusantara.

Masa Sarinah akan dijadikan window of Indonesia, kata Leonard, maka Smesco akan berfokus pada penyelenggaraan pertunjukan perdagangan dan pusat studi UMKM. Dengan begitu kerja sama kurun Sarinah dan Smesco sebagai medan UMKM dapat berjalan dengan jalan.

“Smesco kan sedia fokus bikin pameran besar, trade, pameran dagang, ke luar negeri, jadi beda dengan Sarinah. Kira-kira nanti Sarinah jadi salah utama peserta dalam pameran kita, jadi itu mungkin kerja sama dengan nanti akan kita bangun, ” tuturnya.

Mengaji juga: Sarinah bakal Berubah bentuk Jadi Duty Free Shop

Pun demikian dengan pendayagunaan digital, Sarinah diarahkan untuk pokok pada perdagangan retail melalui maklumat. Sedangkan Smesco akan bermain pada ranah big data UMKM, penyatuan serta penyediaan fasilitas bagi pelaku UMKM.

“Misal tempat butuh pelatihan, butuh modal kerja, butuh kredit, layanan promosi, jadi end to end. Kalau Sarinah itu spesifik commerce. Itu harapannya nanti supaya tidak ada over lap di sana, ” jelas Leonard.

Pasalnya selama ini memang terjadi irisan jarang Sarinah dan Smesco yang menjadikan adanya tumpang tindih terkait UMKM. Dengan perombakkan Sarinah, diharapkan hal itu tidak lagi terjadi.

“Fungsi smesco kan institusi pelayanan promosi dan fokusnya memang di hilir. Memang ada beberapa irisan dan tumpang tindih selama ini dengan Sarinah. Justru itu yang ingin kita perjelas serupa, bahwa kita Smesco mau lebih fokus di trading, sedangkan dalam Sarinah itu kan seharusnya dalam retail. Mungkin juga kalau di Sarinah nantinya harus sudah lebih terkurasi dan spesifik karena kebutuhan retail, ” pungkas dia. (OL-7)

Related Post