PDIP Minta Data Penerima Vaksin DKI Diperbaiki

ANGGOTA DPRD DKI Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak meminta Pemprov DKI memperbaiki data penerima vaksin di Jakarta. Termasuk memperbaiki pelayanan vaksinasi di Ibu Kota.

Gilbert menjelaskan, rencana vaksinasi ini dominan dilakukan pada DKI setelah tenaga kesehatan pada seluruh Indonesia. Namun, Gilbert menghargai ada hal yang mengganggu semasa program vaksinasi yang berlangsung. Dalam pengamatannya, terdapat beberapa tenaga kesehatan tubuh yang menerima vaksinasi tidak bertemu datanya. Seperti dengan data asal saat pencatatan/pendaftaran.

Baca juga: Komjen Agus Resmi Jabat Kabareskrim

Hal ini menurutnya membuat bahan tidak tercapai dan sulit menyusun kesimpulan data akurat cakupan vaksinasi nakes. Sementara nakes yang menyusui, hamil dan komorbid juga langgeng melayani pasien. Sehingga kelompok itu perlu mendapat jadwal vaksinasi sedang, karena sebelumnya tidak masuk daftar.

“Kondisi yang persis tampak saat vaksinasi pedagang rekan, sebagai prioritas. Banyak masyarakat umum yang datang padahal bukan prioritas, termasuk pemilik kios yang disewakan (bukan pedagang, tetapi pemilik) yang ikut terdaftar. Kondisi ini akan membuat data cakupan vaksinasi tak akurat dan tidak sesuai sasaran, ” kata Gilbert, Rabu (24/2).

Selain itu, penyajian vaksinasi yang juga mengganggu merupakan menumpuknya penerima vaksin di beberapa titik saja. Sementara di wadah lain tidak. Ia mengatakan bagasi ini sejak awal seharusnya sudah diperkirakan, dan dirancang agar mampu merata.

“Dampak dengan terjadi adalah kemungkinan tertular karena membludak di tempat tertentu, & kurang manusiawi karena lansia ikut dalam program vaksinasi ini, ” jelasnya. (OL-6)

Related Post