Penolakan Ditahan, Anita Kolopaking Ajukan Praperadilan

Penolakan Ditahan, Anita Kolopaking Ajukan Praperadilan

EKS pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking mengajukan gugatan praperadilan terhadap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas penahanannya. Diketahui, Anita resmi ditahan selama 20 keadaan mulai hari ini, Sabtu (8/8).

Keberatan penahanan Anita disampaikan oleh juru bicara Tim Advokat Pembela Anita Dewi Kolopaking, RM Tito Hananta Kusuma. Ia menyebut Anita telah menandatangani Bertia Acara Penolakan Penahanan.

“Karena tidak terima dengan penahanan yang dilakukan terhadap dirinya, & kami sudah mendaftarkan gugatan praperadilan ke pengadilan negeri terhadap cara penahanan tersebut, ” kata Tito melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/8).

Menurut Tito, penahanan terhadap Anita sebenarnya tidak perlu dilakukan. Hal itu dikarenakan Anita bersifat kooperatif. Selain itu, dia juga menjamin kliennya tidak hendak melarikan diri serta tidak menghilangkan barang bukti.

Baca juga: Pengusutan Jaksa Piangki Jangan Cuma Soal Gratifikasi

“Tetapi kenapa penahanan tetap dilakukan? Jadi kami melangsungkan upaya praperadilan untuk menguji penetapan tersangka dan penahanan terhadap Pokok Anita Dewi Kolopaking, ” nyata Tito.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan alasan ditahannya Anita merupakan kewenangan penyidik dengan telah diatur dalam Kitab Peraturan Hukum Acara Pidana.

“Sesuai dengan Pasal 21 Bagian 1 KUHAP, jadi syarat individual penyidik melakukan penahanan ini jarang lain, pertama agar yang terlibat tidak melarikan diri. Kedua, yang bersangkutan tidak mengulangi tindakan pidananya. Kemdian ketiga, tentunya agar tanpa sampai menghilangkan barang bukti, ” tandas Awi.

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan Anita jadi tersangka pada Kamis (30/7) morat-marit. Anita dijerat dengan Pasal 236 Ayat 2 KUHP dan ataupun Pasal 223 KUHP. (OL-7)

Related Post