Pilgub Kalsel Diulang di 3 Wilayah

pilgub-kalsel-diulang-di-tiga-wilayah-1

MAHKAMAH Konstitusi (MK) memutuskan sengketa Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) 2020 harus diselesaikan dengan pemilihan suara kembali (PSU) di tiga wilayah.

Keputusan tersebut sekaligus membatalkan kemenangan petahana pasangan 01 Sahbirin Noor-Muhidin atas pasangan 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Dalam sidang putusan sengketa Pilgub Kalsel yang digelar MK, Jumat (19/3) mata-mata, MK memenangkan sebagian gugatan paslon 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Baca juga: NasDem Targetkan Jadi Juara II di Jateng di dalam Pemilu 2024

Hakim MK memutuskan harus dilakukan PSU pada tiga dari lima wilayah yang menjadi materi gugatan paslon 02.

Mengenai PSU yang paling perlahan-lahan digelar 60 hari setelah putusan MK akan dikerjakan di Kecamatan Banjarmasin Daksina Kota Banjarmasin, lima kecamatan di Kabupaten Banjar meliputi Sambung Makmur, Aluh, Martapura, Mataraman dan Astambul. Beserta PSU pada 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Pengamalan PSU ini akan memiliki pengaman ketat dari bagian kepolisian dan mendapat supervisi dari KPU RI.

Sementara para aparat PPS dan PPK wajib diganti orang baru. Had berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi lantaran KPU Kalsel atas putusan MK ini.

Sebelumnya, KPU Kalsel menetapkan paslon petahana 01 Sahbirin Noor-Muhidin sebagai pemenang Pilgub Kalsel 2020 dengan kelainan suara tipis yaitu sebanyak 8 ribu lebih suara. Putusan MK itu sekaligus membatalkan penetapan kemenangan paslon 01.

Denny Indrayana, dalam rilisnya menggunakan tayangan video, usai wasit putusan MK ini membuktikan rasa syukur dan jadi memenangkan Pilgub Kalsel meniti mekanisme PSU ini.

Sebelumnya, kubu Denny Indrayana (H2D) mengajukan lima daerah yang diajukan PSU yaitu Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Kampung, dan Kabupaten Barito Ambang. (OL-1)

Related Post