Polisi akan Tindak Tegas Travel Gelap Selama Larangan Mudik

POLISI mau menindak tegas travel suram atau truk yang mengangkut penumpang selama larangan pegangan Lebaran tahun ini. Petunjuk tersebut banyak ditemukan di Lebaran tahun lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus meminta tidak ada warga yang mencoba pegangan. Pihaknya akan menindak bahana jika ada warga yang mencuri kesempatan dengan travel gelap atau melalui ulama tikus untuk menghindari petugas.

“Kami mau menindak tegas. Kemana biar lubang-lubang tikus yang jika dimasuki akan kita aksi tegas, ” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/4).

Yusri mengungkap warga harus memahami dan mematuhi larangan mudik tersebut karena ditujukan untuk menahan mata rantai penularan covid-19.

“Sebagai sosialisasi kepada masyarakat yang memakai kendaraan yang sifatnya kedinasan untuk sebaiknya tidak perlu, ” pungkasnya.

Baca juga: Korlantas Lakukan Pencegahan adanya Pemudik Colongan

Sebelumnya, pemerintah melarang kesibukan mudik Lebaran Tahun 2021 melalui Surat Edaran Besar Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 mengenai Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Kekangan tersebut diberlakukan untuk kesibukan moda transportasi darat, bahar, udara dan kereta sinar. Perjalanan mudik dikecualikan bagi perjalanan dinas ASN, personel BUMN/BUMD, Polri, TNI dan karyawan swasta dengan tulisan tugas; kunjungan keluarga rendah, kunjungan duka keluarga meninggal dunia dan pelayanan kesehatan tubuh darurat. Perjalanan selama kurun tersebut juga boleh dilakukan oleh pimpinan lembaga luhur negara, anggota TNI/Polri yang sedang berdinas, kendaraan biro operasional petugas jalan tol, pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, serta mobil bahan tanpa penumpang. (OL-5)

Related Post