Premi IX DPR Dorong GeNose Mampu Dipakai di Seluruh Puskesmas

komisi-ix-dpr-dorong-genose-bisa-dipakai-di-seluruh-puskesmas-1

KOMISI IX Dewan Perwakilan Kaum (DPR) RI mendorong agar GeNose C19 sebagai alat kesehatan untuk deteksi dini Covid-19 bisa dimanfaatkan di setiap fasilitas kesehatan kaya puskesmas dan rumah sakit pada seluruh Indonesia.

“Sebab, alat tersebut merupakan alat kesehatan tubuh buatan dalam negeri yang kemampuannya bisa mendeteksi covid seperti halnya swab pcr dan swab antigen dengan harga yang terjangkau buat setiap kali uji. Jika dipergunakan di puskesmas dan sesuai sertifikasi maka kita akan antarkan, ” kata Emanuel Melkiades Laka Cuai, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, dalam kunjungan kerja ke kampus UGM, pekan lalu, laksana dilansir dari laman UGM, Minggu (21/2).

Emanuel menjanjikan bahwa Komisi IX akan melindungi agar produk alat kesehatan dibanding Kampus UGM ini bisa digunakan secara luas di seluruh susunan masyarakat. Bahkan, pihaknya akan meyakinkan pemerintah untuk menggunakan alat itu.

“Komisi IX secara politik, produk ini akan kita dorong. Produk kesehatan dari hasil rapat DPR bersifat mengikat negeri dan DPR. Tugas kami memeriksa sertifikasi yang diperoleh (GeNose) & dukungan anggaran diberikan, ” katanya.

Menurutnya, pimpinan dan anggota Komisi IX mengaku bangga atas kemajuan yang didapat oleh tim Genose. Ia masih ingat persis pada kunjungan tahun cerai-berai, GeNose merupakan salah dari kurang alat kesehatan yang dipamerkan sebab UGM selama masa pandemi. Tetapi begitu, GeNos C19 yang betul-betul cepat dalam hal pengembangannya di membantu penanggulangan pandemi.

“Waktu itu ada beberapa diantaranya genose dan ventilator. Seiring kunjungan waktu, paling cepat merespons covid adalah GeNose. Saya kira keluaran GeNose menjadi contoh Inpres No 6 tahun 2016 tentang pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan tubuh dalam negeri, ” katanya.

Rektor UGM, Prof Panut Mulyono merasakan betapa tingginya pertolongan komisi IX pada inovasi & penemuan terkait alat dan obat untuk mengatasi pandemi covid ini. Hal itu semakin memotivasi para peneliti UGM lainnya dalam menghasilkan sebuah produk inovasi yang bermanfaat langsung ke masyarakat.

“Dukungan ini makin menguatkan UGM untuk terus berkiprah dan berkontribusi mencari solusi dari persoalan yang dihadapi bangsa agar kita cepat keluar dari krisis kesehatan & ekonomi segera pulih, ” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Kuwat Triyana, peneliti sari GeNose C19, mengatakan, alat tersebut belum digunakan secara luas sebab hingga saat ini baru di gunakan di delapan stasiun kereta api dan beberapa rumah rendah saja. (H-2)

Related Post