PSIS Semarang Taklukkan Persik Kediri

PEMBAWA ACARA PSIS Semarang mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 pada pertandingan sepak bola seri kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/10). Sejak menit awal pertandingan, kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaiknya untuk mendapatkan poin penuh.

PSIS yang tidak diperkuat beberapa pemain andalannya terlihat bermain disiplin saat bertahan atau melakukan serangan balik cepat yang kerap merepotkan lawan. Di sisi lain, Persik berusaha tampil menekan meski belum mampu menembus pertahanan PSIS.

PSIS mendapat peluang emas yang kemudian menjadi gol pada menit ke-20 melalui sepak pojok David Maulana yang kemudian disambut sundulan Andreas Crismanto Ado yang mengarahkan bola ke sudut gawang Persik untuk membuat kedudukan menjadi 1-0 untuk PSIS.

PSIS Semarang menambah gol lagi di menit ke-32 lewat tendangan voli Septian David Maulana memanfaatkan umpan silang dari pemain sayap kiri Riyan Ardiansyah. Gol ketiga PSIS sekaligus memperkuat kemenangan terjadi pada menit ke-42 melalui tendangan Fredyan Wahyu Sugiyantoro.

Sementara Persik Kediri mendapat satu-satunya peluang emas di babak pertama di menit 38 melalui sundulan Septian Satria Bagarwara namun bola masih melambung di atas gawang PSIS. Kedudukan 3-0 untuk PSIS ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persik Kendiri berinisiatif menyerang dengan mengganti beberapa pemain guna mengejar ketertinggalan skor. Di sisi lain, PSIS yang banyak menurunkan pemain muda mengandalkan serangan balik cepat yang membobol pertahanan Persik. Peluang emas PSIS kembali terjadi pada menit ke-52 melalui Jonathan Eduardo Cantillana yang melepaskan tembakan set piece dari luar kotak penalti, namun bola bisa ditepis kiper Dikri Yusron.

Satu peluang emas Persik terjadi pada menit ke-59 melalui bola mati dari luar kotak penalti oleh Dainatan Macadho De Oliveira, namun bola yang masuk ke sudut gawang PSIS masih mampu ditepis kiper Jandia Eka Putra. , yang bermain cemerlang. Kedudukan 3-0 untuk PSIS bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan, Asep Yandis asal Jawa Barat meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua. Dalam pertandingan itu, wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Fahreza (PSIS).

Asisten Pelatih Persik Kediri Alfiat usai pertandingan mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut dan akan melakukan sejumlah perbaikan. “Persik akan mengubah sistem permainan yang sebelumnya menggunakan tiga pemain di tengah menjadi diganti dengan pola empat pemain. Mudah-mudahan sistem ini bisa mengubah permainan di pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan mengatakan timnya sudah bermain bagus dan menunjukkan kerja keras meski banyak pemain andalan yang terpaksa absen. “Kemenangan PSIS ini merupakan hasil latihan dan kerja keras para pemain yang sebagian besar merupakan pemain mudah namun berkualitas,” ujarnya. (OL-8)

Related Post