Sebanyak 2. 908 Pasien Covid-19 Dipulangkan dari Wisma Atlet

Sebanyak 2

Vila Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, telah menyambut 4. 454 pasien yang terdaftar menjalani perawatan covid-19. Sebagian daripada mereka sudah diizinkan meninggalkan sendi sakit tersebut.

Hero Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian menuturkan mereka yang sudah keluar telah dinyatakan sembuh atau dalam pemeriksaan swab test hasilnya negatif covid-19. Namun, ada pula dengan dibawa ke rumah sakit punca lain dan 3 orang wafat dunia.

“Sebanyak 2. 908 pasien sudah keluar lantaran Wisma Atlet. Sebanyak 2. 774 di antaranya pasien sembuh sebab covid-19, ” terang Aris di dalam laporannya, Jakarta, Sabtu (13/6).

Ada 134 pasien dibawa ke rumah sakit lainnya. Itu ada yang dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi Sulianti, RSUD Duren Sawit, RSUP Fatmawati, RS Rekan Minggu, atau RS Primer Jatinegara.

Baca juga: 13-14 Juni, Ojol dan Warga Jateng di Jakarta Dapat Bansos

Selain itu, ada pasien yang dipindahkan ke RS Tarakan, RSAL Mintoharjo, RS Pertamina, atau RS Carol. Lalu, ada dengan dirujuk ke RS Pelni, RS Mitra Keluarga, RSUD Koja, ataupun RS Polri.

Per hari ini, jumlah pasien pelihara inap berkurang 8 orang, had menjadi 576. Sehari sebelumnya (12/6) ada 584 orang yang dirawat. Mereka terdiri 342 pria serta 234 wanita.

Aris mengatakan pasien yang dirawat terdiri atas pekerja migran Indonesia dan awak anak buah kapal (ABK) dari kapal pesiar berbendera asing.

“Dari jumlah itu, pasien positif covid-19 ada 550 orang dari hasil swab test . Berkurang enam orang pasien. Semula ada 556 pasien, ” jelas Aris.

Jumlah warga yang hasilnya reaktif terhadap rapid test ada 18 orang. Aris juga melaporkan, buat pasien dalam pengawasan (PDP) beranjak 6 orang, hingga menjadi 8 orang dan tidak ada orang dalam pemantauan (ODP). (OL-14)

Related Post

hiburan-1

HiburanHiburan

<p> PENYANYI Fatin Shidqia punya berbagai kesibukan selama 2021 yang berkaitan dengan negeri musik hingga pendidikan. Akan tetapi, ada satu…