Sebulan Terakhir, Setiap Hari Korona Mencabut Tiga Nyawa di Medan

Sebulan Terakhir, Setiap Hari Korona Mencabut Tiga Nyawa di Medan

MESKI berbagai upaya pencegahan dan penularan dilakukan pemerintah daerah & pihak-pihak terkait lainnya, tetapi transmisi Covid-19 di SumatEra Utara, khususnya Kota Medan, makin tinggi. Himpunan Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan mencatat, secara sama, wabah ini merenggut nyawa 3 orang warganya setiap hari dalam sebulan terakhir.

“Belakangan ini terjadi peningkatan kasus yang relatif tinggi dan ini perlu menjadi perhatian semua pihak, tercatat masyarakat, ” ungkap Edwin Effendy, Wakil Sekretaris GTPP Covid-19 Kota Medan, Rabu (19/8).

Dia memaparkan, terhitung mulai 17 Juli sampai 17 Agustus 2020, jumlah peningkatan kasus konfirmasi nyata Covid-19 di Kota Medan mencapai 52 kasus rata-rata per keadaan. Sedangkan korban yang meninggal di dalam sebulan terakhir mencapai 88 kasus. “Artinya, dalam satu hari rata-rata yang meninggal sebanyak 3 orang, ” ujar Edwin.

Pada 17 Juli 2020 kejadian terkonfirmasi positif di Medan terekam sebanyak 1. 744 orang yang kemudian mengalami peningkatan menjadi sebesar 3. 321 pada 17 Agustus. Sedangkan korban yang meninggal pada 17 Juli sebanyak 89 karakter yang kemudian mengalami peningkatan sebanyak 177 orang pada 17 Agustus.

Karena itu, lanjutnya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Medan sudah diinstruksikan untuk meningkatkan lagi upaya pencegahan guna memutus rantai penularan Covid-19. Upaya terpentingnya adalah memajukan kesadaran masyarakat agar menerapkan adat kesehatan dalam setiap aktivitas, terutama penggunanaan masker.

Carik GTPP Covid-19 Kota Medan Arjuna Sembiring mengatakan, dalam waktu depan akan diterbitkan Perwal No. 27/2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Gres (ADP) Pada Kondisi Pandemi Covid-19. Perwal ini mengacu kepada Inpres No. 6/2020 tentang Peningkatan Peraturan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan tubuh Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Dalam aturan itu akan dicantumkan sanksi yang bertambah tegas kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, ” terangnya. (R-1)

Related Post