September, Kompetisi Sepak Bola dan Basket Kembali Dimulai

September, Kompetisi Sepak Bola dan Basket Kembali Dimulai

PANDEMI covid-19 menyebabkan sejumlah aktivitas terpaksa dihentikan, termasuk kompetisi olahraga.

General Manajer Asosiasi Pesepakbola Cakap Indonesia (APPI), Ponaryo Astaman, mengatakan kompetisi sepakbola dihentikan PSSI sejak Maret. Alhasil, berbagai kegiatan pelajaran dan pertandingan terhenti.

“Para pemain sudah kembali ke rumah masing-masing. Sehingga latihan dikerjakan lewat media zoom, lewat maya, ” ujar Ponaryo dalam telekonferensi dari Gedung BNPB, Minggu (21/6).

Baca pula: PT LIB Siap Lanjutkan Kompetisi Perserikatan 1 dan 2

Memasuki era kenormalan gres (new normal), lanjut dia, liga sepak bola rencananya digelar di dalam September atau Oktober. Itu secara tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun kegiatan latihan diperkirakan mulai Agustus.

“Untuk kelanjutan perserikatan dari federasi pertama perkiraan pelaksanaannya mungkin sekitar September atau Oktober. Tapi mungkin latihannya sebelum tersebut, ” jelas Ponaryo.

Pemain asing yang saat itu berada di negaranya, akan menjalani sejumah prosedur sebelum mengikuti pertandingan di Indonesia. Mereka diminta buat mengikuti tes dan karantina hingga dinyatakan bebas covid-19.

Lokasi pertandingan dipusatkan di kawasan hijau atau green zone. Hotel tempat atlet menginap akan disiapkan khusus dan tidak diizinkan menerima tamu. Ponaryo menambahkan jumlah penonton saat pertandingan akan dibatasi, apalagi bisa ditiadakan.

Baca juga: Faktor Keamanan, Shin Tae-yong Mau Timnas Latihan di Korsel

“Kalaupun harus dilakukan tanpa penonton, itu pilihan yang harus diambil. Pasti ada dampak secara bisnis dan ekonomi bagi yang bertanding. Tapi sungguh itu syarat yang tidak bisa ditawar, ” katanya.

Atlet basket nasional, Dimaz Muharri, mengamini pertandingan basket di Negara rencananya digelar pada September & Oktober, dengan format pemain yang serupa.

“(Format) masih cocok, lima lawan lima. Cuman liga kita kan kemarin itu memakai pemain impor. Nah, karena iklim gini susah buat datengin sedang, jadi kemungkinan dilanjutkan semuanya pemeran lokal, ” papar Dimaz. (OL-11)

Related Post