Target Penyaluran KUR 2021 Menyusun Menjadi Rp253 Triliun

DEPUTI Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengutarakan bahwa tahun ini, negeri kembali menunjukkan keberpihakannya kepada pelaku UMKM dan koperasi dengan meningkatkan target pembagian KUR menjadi Rp253 triliun dari target yang ditetapkan sebelumnya pada 2021 sejumlah Rp220 triliun.

Selain itu, pemerintah serupa kembali memberikan stimulus tambahan subsidi bunga KUR di dalam masa covid-19 tahun 2021 sebesar 3% sampai dengan 30 Juni 2021.

Salah satu mengikuti realisasi penyaluran KUR Provinsi DI Yogyakarta sampai dengan 5 April 2021 bersandarkan data Sistem Informasi Pengaruh Program (SIKP) sebesar Rp1, 17 triliun kepada 32. 882 debitur.

“Dengan potensi besarnya penyaluran KUR ini tentunya mau bermanfaat dan memberikan efek positif yang dapat dirasakan seluruh pelaku koperasi & UMKM di Yogyakarta, ” ungkap Eddy dilansir lantaran keterangan resmi, Sabtu (10/4).

Eddy meminta semua pihak yang terpaut dapat berperan aktif dalam program KUR. Diantaranya, Jawatan Koperasi dan UKM Provinsi, Kabupaten/Kota, dengan menyiapkan calon debitur yang potensial buat mengakses KUR dan mengupload calon debitur tersebut ke SIKP agar dapat diakses para penyalur KUR.

“Juga melakukan pembinaan dan pendampingan kepada UMKM untuk mengakses KUR maupun pasca menerima KUR, ” ujarnya.

Baca juga: Pemanfaatan KUR untuk Alumni Pra Kerja Dinilai Tentu

Di samping itu, lanjut Eddy, biro terkait juga diharapkan melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan KUR di wilayahnya.

“Penyalur KUR diharapkan dapat berkomitmen untuk menyentuh target dalam penyaluran KUR dan berkoordinasi dengan Biro Koperasi dan UKM setempat untuk mempercepat penyaluran KUR, ” kata Eddy.

Sementara pihak penjamin KUR diharapkan dapat positif UMKM dalam hal keterbatasan agunan yang dimiliki UMKM.

Eddy menjelaskan, tahun 2020, pemerintah menyerahkan dukungan akses pembiayaan buat UMKM melalui program KUR dengan target sebesar Rp190 triliun. Dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, negeri memberikan relaksasi dan stimulus tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6% sampai dengan 31 Desember 2020 (sehingga suku bunga menjadi 0%).

Selain itu, pemerintah juga menambahkan rencana KUR Super Mikro dengan tidak mensyaratkan agunan bunga untuk plafon KUR datang dengan Rp10 juta dengan diprioritaskan bagi pelaku UMKM dari pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja serta Ibu Rumah Tangga.

Realisasi Penyaluran KUR tahun 2020 sebesar Rp197, 04 triliun (103, 7% dari target awal tahun 2020 sebesar Rp190 triliun) dan diberikan kepada enam, 11 juta debitur

Rinciannya, KUR Istimewa Mikro sebesar Rp8, 725 triliun kepada 992. 845 debitur, KUR Mikro sebesar Rp129, 743 triliun pada 4. 804. 309 debitur, KUR Kecil/khusus sebesar Rp58, 192 triliun kepada 301. 508 debitur, KUR TKI sebesar Rp380, 53 miliar kepada 13. 396 debitur.

“Realisasi penyaluran KUR Provinsi DI Yogyakarta tahun 2020 sebesar Rp4, 07 triliun kepada 122. 720 debitur, ” pungkasnya. (OL-4)

Related Post